Melankolia Sang Raja
01 April 2010
ReutersBeritabola.com London - Di mata para penggemar Arsenal, Thierry Henry adalah The King, Sang Raja. Malam tadi, sang raja kembali ke tengah-tengah 'rakyatnya', tapi suasanya penuh melankolia.

Delapan tahun. Itulah waktu yang dihabiskan Henry dengan berseragam The Gunners. Selama itu, The King mencetak 226 gol dalam 369 pertandingan serta mempersembahkan dua trofi Liga Primer.

Tiga tahun lalu, sang raja pergi dan berlabuh di Barcelona. Kamis (1/4/2010) dinihari WIB, Henry kembali ke Emirates Stadium, stadion yang cuma setahun ia tapaki karena tujuh tahun lainnya ia habiskan di Highbury.

Saat bus Barcelona memasuki Emirates, ia membalas ribuan fans Arsenal yang mengelu-elukannya dengan sebuah lambaian. Setelah turun, ia memeluk semua staf Arsenal yang bertugas hari itu, serta seorang maskot dinosaurus.

Kala Henry keluar dari lorong stadion untuk melakukan pemanasan, semua pendukung The Gunners berdiri dari kursinya dan memberi aplaus. Namun sayang, Henry ternyata tak ada di daftar starting 11 Josep Guardiola.

Dari bangku cadangan, Henry, dengan Arsenal berada di lubuk terdalam hatinya, memandang ke lapangan. Entah apa perasaannya saat melihat Barca mengurung Arsenal di babak pertama dan mencetak dua gol di permulaan babak kedua.

Menit 75, Henry diminta turun ke lapangan oleh Guardiola. Lagi-lagi, seisi Emirates bergemuruh. Namun kembali sayang, tak banyak yang bisa ia perbuat di sisa 15 menit itu karena Arsenal justru tengah menguasai permainan.

Tidak ada gol yang dicetak Henry, sesuatu yang ia katakan tidak akan ia rayakan bila terjadi. Tapi saat laga berakhir, tetap saja sebuah standing ovation diberikan publik kepada penyerang 32 tahun itu.

"Ini sangat emosional, ini sangat spesial. Tentu saja, saat saya masuk, sambutannya menyenangkan. Tapi momen spesialnya terjadi di akhir pertandingan," kata Henry di Daily Mail.

Sebagai profesional, Henry tahu hasil 2-2 merugikan Barcelona. Sebagai pribadi, sudah seharusnya bila ia kecewa karena cuma bermain 15 menit. Tapi Henry boleh tersenyum dengan sambutan para Gooners dan ia pun membalasnya dengan tepukan tangan tinggi-tinggi.

"Saya mengatakan pada diri sendiri untuk bertepuk tangan kepada fans Arsenal untuk sambutannya dan Anda lihat kan apa yang terjadi setelah itu," ujar Henry.

"Jelas, saya tidak pernah menyembunyikan cinta saya pada klub ini (Arsenal) dan fans menunjukkan pada saya kalau masih ada cinta. Itu menakjubkan," demikian tutup 'Sang Raja'.
(dtc/arp)